Woensdag 26 November 2014

Penutupan Rekening & Penyesuaian Kembali

Buku Besar
   Adalah sebuah buku yang berisi kumpulan akun  / pemikiran.

Buku Besar terbagi Menjadi 2 :
A. Buku Besar Umum
       - Buku pembantu kewajiban
       - Buku pembantu piutang
B. Buku Besar Pembantu


Bentuk Umum Buku Besar T










Jurnal Umum Toko Buku Cinta

 
 
Jurnal pembalik: di buat pada awal periode sebagai kebalikan dari jurnal penyesuaian. 

Buku Besar Jurnal Pembalik
No.
Jenis AJP
Ayat Jurnal Penyesuaian
Jurnal Balik
1.
Hutang Biaya
Biaya gaji    
Hutang Gaji
100
100
Hutang Gaji
Biaya Gaji
100
100
2.
Piutang Bunga
Piutang Bunga
Pendapatan Bunga    
150
Pendapatan Bunga
Biaya Bunga
150
3.
Pendapatan Diterima Dimuka
Pendapatan Tiket
Pendapatan Tiket DD
200
200
Pendapatan Tiket DD
Pendapatan Tiket
200
200
4.
Biaya Dibayar Dimuka
Sewa DIbayar Dimuka
Beban Sewa
900
900
Beban Sewa
Sewa Dibayar Dimuka
900
900

Woensdag 12 November 2014

Jurnal Penyesuaian (Materi 4)


Kronologis Penyusunan Lamporan Keuangan


Jurnal Penyesuaian
     Adalah Jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo rekening-rekening ke saldo yang sebenarnya sampai dengan akhir periode akuntansi, yang nantinya akan disesuaikan angka-angka dalam neraca saldo agar dapat menggambarkan keadaan sebenarnya sesuai dengan tuntutan penyajian laporan keuangan


Prinsip dan Konsep yang berkaitan dengan Penentuan Laba :
- Konsep Akuntansi Akrual
- Periode Akuntansi
- Prinsip Pendapatan
- Prinsip mempertandingkan

Periode Akuntansi
- Laporan Keuangan dibuat dalam periode satuan Tahun
- Akhir Tahun
          (1 Januari - 31 Desember)
- Laporan Keuangan Interim
         Misalnya : membuat laporan pada akhir bulan / tiap 6 bulan.

Prinsip Pendapatan
Prinsip pendapatan adalah prinsip dalam menentukan dan mengukur suatu pendapatan hingga bisa di sebut sebagai pendapatan.
 

Perbedaan Hutang Dagang dan Hutang Jasa/Usaha.
Hutang adalah  Kewajiban suatu badan usaha / perusahaan kepada pihak ketiga yang dibayar dengan cara menyerahkan aktiva atau jasa dalam jangka waktu tertentu sebagai akibat dari transaksi di masa lalu.
Hutang dagang adalah Jumlah pinjaman oleh pihak pertama kepada pihak kedua (Pemasok) dalam bentuk barang oleh pihak kedua (Pemasok) dan harus dibayar dalam jangka waktu tertentu.
Hutang usaha atau hutang Jasa adalah Jumlah pinjaman oleh pihak pertama kepada pihak kedua (Penyedia) dalam bentuk Jasa oleh pihak kedua (Penyedia) dan harus dibayar dalam jangka waktu tertentu.

Maandag 10 November 2014

Komunikasi dalam Organisasi

       Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.

      Komunikasi antar manusia hanya bisa terjadi, jika ada seseorang yang menyampaikan pesan kepada orang lain tujuan tertentu, artinya komunikasi hanya bisa terjadi kalau didukung oleh adanya sumber, pesan, media, penerima, dan efek . unsur-unsur ini bisa juga disebut komponen atau elemen komunikasi.
  1. Sumber, Semua peristiwa komunikasi akan melinatkan sumber sebagai pembuat atau pengirim ineormasi. Dalam komunikasi antarmanusia, sumber bisa terdiri dari satu orang, tetapi bisa juga dalam bentuk kelompok misalnya partai, organisasi atau lembaga. Sumber sering disebut pengirim, komunikator atau dalam bahasa Inggrisnya disebut source, sender, atau encoder.
  2. Pesan, Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka atau melalui media komunikasi. Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan, hiburan, informasi, nasihat atau propaganda. Dalam bahasa inggris pesan biasanya diterjemahkan dengan kata massage, content atau informasi.
  3. Media, Media adalah alat sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Ada beberapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antarmanusia, media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindra manusia seperti mata dan teliga. Pesan-pesan yang diterima pancaindra selanjutnya diproses dalam pikiran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikapnya terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan. Akan tetapi, media yang dimaksud dalam buku ini, ialah media yang digolongan atas empat macam, yakni: Media antarpribadi, untuk hubungan perorang (antarpribadi) media yang tepat digunakan ialah kurir /utusan, surat, dan telpon. Media kelompok, Dalam aktivitasa komunikasi yang melibatkan khlayak lebih dari 15 orang, maka media komunikasi yang banyak digunakan adalah media kelompok, misalnya, rapat, seminar, dan konperensi. Rapat biasanya digunakan untuk membicarakan hal-hal penting yang dihadapi oleh suatu organisasi. Seminar adalah media komunikasi kelompok yang biasa dihadiri 150 orang. Konferensi adalah media komunikasi yang dihadiri oleh anggota dan pengurus dari organisasi tertentu. Ada juga orang dari luar organisasi, tapi biasanya dalam status peninjau. Media publik, kalau khalayak lebih dari 200-an orang, maka media komunikasi yang digunakan biasanya disebut media publik. Misalnya rapat akbar, rapat raksasa dan semacamnya. Media massa, jika khalayak tersebar tanpa diketahui di mana mereka berada, maka biasanya digunakan media massa. Media massa adalah alat yang digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak (penerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, dan televisi.
  4. Penerima, Penerima adalah  pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber.  Penerima bisa terdiri satu orang atau lebih, bisa dalam bentuk kelempok, partai atau negara. Penerima biasa disebut dengan berbagai macam istilah, seperti khalayak, sasaran, komunikan, atau dalam bahasa Inggris disebut audience atau receiver. Dalam proses komunikasi telah dipahami bahwa keberadaan penerima adalah akibat karena adanya sumber. Tidak adanya penerima jika tidak ada sumber. Penerima adalah elemen penting dalam proses komunikasi, karena dialah yang menjadi sasaran dari komunikasi. Jika suatu pesan tidak diterima oleh penerima, akan menimbulkan berbagai macam masalah yang sering kali menuntut perubahan, apakah pada sumber, pesan, atau saluran.
  5. Pengaruh atau efek, Pengaruh atau efek adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Pengaruh ini biisa terjadi pada pengetahuan, sikap dan tingkah laku seseorang. Oleh karena itu, pengaruh bisa juga diartikan perubahan atau pengetahuan, sikap, dan tindakan seseorang sebagai akibat penerimaan pesan.

Jenis-jenis komunikasi

Komunikasi lisan

komunikasi lisan secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau peralatan yang membatasi mereka.lisan ini terjadi pada saat dua orang atau lebih saling berbicara/ berdialog, pada saat wawancara, rapat, berpidato.
komunikasi lisan yang tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan dengan perantara alat seperti telepon, handphone, VoIP, dan lain sebagainya karena adanya jarak dengan si pembicara dengan lawan bicara.

Komunikasi tulisan

komunikasi tulisan adalah komunikasi yang di lakukan dengan perantaraan tulisan tanpa adanya pembicaraan secara langsung dengan menggunakan bahasa yang singkat, jelas, dan dapat dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan dapat berupa surat-menyurat, sms, surat elektronik, dan lain sebagainya.
komunikasi tulisan juga dapat melalui naskah-naskah yang menyampaikan informasi untuk masyarakat umum dengan isi naskah yang kompleks dan lengkap seperti surat kabar, majalah, buku-buku. dan foto pun dapat menyampaikan suatu komunikasi secara lisan namun tanpa kata-kata. Begitu pula dengan spanduk, iklan, dan lain sebagainya.

Contoh Organisasi yang pernah saya ikuti
Organiasi Sekolah/Ekskull
Nama Organisasi : Robotic
Tahun : 2012

Pada saat itu Robotic menggunkan Jenis Komunikasi Lisan dan Tulisan. Karena Organisasi tersebut di Pimpin oleh salah satu Siswa Sekolah yang mungkin setiap pertemuan akan dateng untuk memimpin Robotic. Jadi Komunikasi secara Tulisan sangat dibutuhkan agar tidak terjadi Miss Connecting.




Sumber :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
- https://amirlahjeni.wordpress.com/2012/03/30/unsur-unsur-komunikasi/
- http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_komunikasi#Jenis-jenis_komunikasi

Woensdag 05 November 2014

Jurnal dan Posting

1. Dasar-dasar Prosedur Akuntansi 
Transaksi Keuangan
kegiatan yang berkaitan dengan keluar masuknya aliran dana dalam perusahaan

Bukti Transaksi
Catatan atau memo yang terkait dengan transaksi keuangan

Buku Besar
Buku yang digunakan untuk penggolongan masing-masing akun, sehingga mempermudah dalam pencatatan dan pengecekan saldo rekening.


2. Posting
Proses memindahkan Buku Jurnal yang telah dibuat ke buku besar. Hal-hal yang dipandahkan seperti jumlah dalam kolom debet jurnal kedalam sisi debet rekening dan memindahkan jumlah dalam kolom kredit kedalam sisi kredit rekening.


3. Jurnal
Catatan akuntansi yang pertama yang nantinya jika dibukukan akan menjadi Buku Jurnal
Buku Jurnal Media pencatatan transaksi berupa penjelasan pendebitan dan pengkreditan rekening secara kronologis yang nantinya akan menjadi sumber pencatatan transaksi kedalam rekening buku besar.

Pemakaian Kolom dalam Buku Jurnal
Kolom 1
Mencatat tanggal transaksi, bagian kiri untuk mencatat tahun dan bulan, sedangkan kanan untuk mencatat tanggal

Kolom 2
Mencatat nama rekening yang akan didebet maupun rekening yang anak dikredit

Kolom 3
Mencatat nomor rekening yang didebet maupun yang dikredit dengan nomor rekning bervariasi

Kolom 4
Mencatat jumlah rupiah rekening yang harus dibebetkan ke dalam rekening yang namanya sudah tertulis dalam kolom 2

Kolom 5
Mencatat jumlah rupiah rekening yang harus dibebetkan ke dalam rekening yang namanya sudah tertulis dalam kolom 2

Contoh Kesalahan Jurnal Koreksi
- Kesalahan Jumlah
     misalnya : Pada tanggal 25 Agustus diketahui telah terjadi kesalahan atas pencatatan pembayaran listrik Rp 15.000.000 dimasukkan hanya Rp 1.500.000. Koreksi atas kesalahan jumlah bisa dilakukan dengan memasukkan jumlah selisihnya.
             Rp 15.000.000 - Rp 1.500.000 = Rp 13.500.000

Perbedaan Jurnal Penutup, Koreksi dan Pembalik
- Jurnal Penutup atau biasa disebut Buku Akhir periode Untuk menutup laporan akhir.
- Jurnal Koreksi  Untuk mengoreksi laporan pada akhir periode.
- Jurnal Pembalik Memulai laporan Keuangan.

Dinsdag 04 November 2014

LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan merupakan suatu media komunikasi yang menggambarkan kondisi dan posisi keuangan serta hasil usaha suatu perusahaan pada periode tertentu, yang nantinya akan menjadi suatu media pertanggung jawaban antara perusahaan dan para pemiliknya atau pihak lain
Jenis Laporan Keuangan :
1. Laporan Laba Rugi
Tujuan : Untuk Mengetahui Untung dan Rugi yang dilihat dari Pendapatan dan Beban
2. Laporan Perubahan Ekuitas
Tujuan : Untuk Mengetahui Perubahan Modal/Ekuitas dari Pimilik Perusahaan Tersebut.
3. Laporan Neraca 
Tujuan : Untuk Mengetahui semua informasi tentang Posisi Keuangan, Kelancaran Operasi  Perusahaan, Struktur Pandang Perusahan, Kekayaan dan Potensi Jasa Perusahaan serta Sumber Ekonomik yang dikuasai Perusahaan pada saat tertentu

Hal yang terdapat di Laporan Neraca
Aktiva
      Aktiva Lancar
Uang kas yang bersumber dari berbagai hal seperti Investasi, Piutang Dagang, Persediaan, Piutang Perusahaan serta Persekot yang nantinya akan direalisasi menjadi uang  kas atau dijual atau dikonsumsi selama siklus usaha perusahaan yang normal
             1. Kas
             2. Surat Berharga
             3. Piutang

     Aktiva Tidak Lancar
Aktiva yang mempunyai umur kegunaan permanen atau jangka panjang
             1. Investasi Jangka Panjang
             2. Tanah, bangunan

Passiva
    Kewajiban
             1. Hutang Jangka Pendek
             2. Hutang Jangka Panjang
    Ekuitas
             1. Modal Saham
             2. Agio -> Tingkat bunga lebih rendah dipasar
             3. Disagio
             4. Laba yang ditahan

PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN (HPP)


1.  Menghitung Penjualan Bersih
Rumusnya : Penjualan – (Return Penjualan + Potongan Penjualan) = Penjualan Bersih

2.  Menghitung Pembelian Bersih 
Rumusnya : (Pembelian + Ongkos Angkut Pembelian) – (Return Pembelian + Potongan Pembelian) = Pembelian Bersih 

3.  Menghitung Persediaan Barang
Rumusnya : Persediaan Awal + Pembelian Bersih = Persediaan Barang

4.  Menghitung Harga Pokok Penjualan
Rumusnya : Persediaan Barang – Persediaan Akhir = Harga Pokok Penjualan

5.  Menghitung Laba Kotor
Rumusnya : Penjualan Bersih – Harga Pokok Penjualan = Laba Kotor

6. Menghitung Laba Bersih Sebelum Pajak
Rumusnya : Laba Kotor – Akumulasi Biaya = Labaa Bersih Sebelum Pajak.



Saterdag 01 November 2014

PROGRAM SEDERAHANA COBOL



1.  CONTOH PROGRAM SEDERHANA PADA COBOL



LISTING :
        IDENTIFICATION DIVISION
        PROGRAM-ID. PIC.
        AUTHOR. SAYA.
        ENVIRONMENT DIVISION.
        DATA DIVISION.
        WORKING-STORAGE SECTION.
        77 NAMA PIC A(20).
        77 NPM PIC 9(8).
        77 KELAS PIC X(5).
        SCREEN SECTION.
        01 CLS.
            02 BLANK SCREEN.
        01 INPUTAN.
            02 LINE 5 COLUMN 8 VALUE 'MASUKAN NAMA : '.
            02 COLUMN PLUS 1 PIC A(20) TO NAMA.
            02 LINE 6 COLUMN 8 VALUE 'MASUKAN NPM : '.
            02 COLUMN PLUS 1 PIC 9(8) TO NPM.
            02 LINE 7 COLUMN 8 VALUE 'MASUKAN KELAS : '.
            02 COLUMN PLUS 1 PIC X(5) TO KELAS.
        PROCEDURE DIVISION.
        MULAI.
            ACCEPT INPUTAN.
            DISPLAY(9, 8) 'NAMA ANDA ADALAH :' NAMA.
            DISPLAY(10, 8) 'NPM ANDA ADALAH :' NPM.
            DISPLAY(11, 8) 'BERADA DI KELAS :' KELAS.
            STOP RUN.

IDENTIFICATION DIVISION digunakan sebagai mengidentifikasi program cobol seperti PROGRAM-ID (Nama Program) dan AUTHOR (Pembuat Program)

DATA DIVISION digunakan untuk mengawali awalan dari record
WORKING-STORAGE SECTION. Digunakan untuk pemberian tipe jenis data pada cobol.
77 NAMA PIC A(20). Digunakan untuk pemberian tipe jenis data ‘NAMA’ sebagai karakter/A dengan jumlah maksimal digit 20.
01 CLS
02 BLANK SCREEN perintah ‘CLS’ sebagai menghapus layar
01 INPUTAN
            02  LINE 5 COLUMN 8 VALUE ‘MASUKAN NAMA :’, digunakan untuk memasukan data dengan kolom ke 8 dan baris ke 5
            02 COLUMN PLUS 1 PIC A(20) TO NAMA. Digunakan untuk menginput data NAMA sebagai character(A) dengan maksimal digit 20 tepat berada di samping kanan kolom 8 (COLUMN PLUS 1) yang berarti di kolom ke 9

PROCEDURE DIVISION. digunakan tempat membuat instruksi statement pada cobol/memulai program.

ACCEPT INPUTAN. Digunakan sebagai mengkonfirmasi data yang telah diinput di record awal ’01 INPUTAN’

DISPLAY perintah untuk menampilkan object pada output dan object harus diawali dan diakhiri dengan kutip satu (‘)
Contoh : DISPLAY ‘NAMA ANDA ADALAH :’.

STOP RUN. Perintah untuk mengakhiri program cobol

Catatan :
AREA A diawali dari kolom 8-11
AREA B diawali dari kolom 12-72
Gunakan DIVISI COBOL jika diperlukan

Untuk memeriksa program cobol tidak ada kesalahan maka harus di check dengan mengetik “COBOL NAMA-FILE.COB”. Jika muncul tulisan “No errors or warnings” makan program cobol OK OK aja