Mengingat perkembangan Teknologi
Telematika yang demikian pesat, maka upaya pengembangan dan penguasaan
Teknologi Telematika yang didasarkan pada kebutuhan sendiri haruslah mendapat
perhatian maupun prioritas yang utama untuk dapat menjadi masyarakat yang lebih
maju.
Telematika dapat berperan dalam
langkah-langkah yang sedang, dan akan dilakukan dalam menghadapi
tantangan-tantangan tersebut. Untuk menghadapi tantangan – tantangan itu kita
sebagai seorang yang peduli dengan itu juga harus memahami berbagai dampak yang
dapat dihasilkan dari perkembangan Telematika. Pengaruh positif atau negatif
yang bisa muncul tentu saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya.
Dampak
Telematika di Indonesia Ada
banyak sekali dampak yang diberikan telematika untuk Indonesia. Berikut ini
adalah dampak positif dan negatif Telematika di Indonesia.
Dampak
Positif Telematika bagi Indonesia :
1. Manfaat
internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi dalam
berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
2. Manfaat
internet dalam e-Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam
menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
3. Dalam
bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilah
tambah bagi masyarakat luas.
4. Telematika
cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan
mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi
Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis /
electronic commerce (e-commerce).
5. Pembangunan
sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya.
Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten
menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan
investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan
ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di
Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan
lainnya.
Dampak
Negatif Telematika bagi Indonesia :
1. Tindakan
kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan
yang disebut carding dan kabarnya Indonesia merupakan negara dengan kasus
carding terbanyak di dunia setelah Rusia.
2. Mudahnya
akses internet menyebabkan perdagangan manusia, prostitusi online, dan
penjualan obat-obatan terlarang yang semakin merajalela.
3. Kejahatan
Telematika merugikan negara, misalnya pembobolan website pemerintahan oleh para
hacker seperti yang baru-baru ini terjadi website KPU dibobol oleh pihak yang
tidak bertanggung jawab dan memberikan pesan untuk tidak memilih wakil gubernur
tertentu.
4. Semakin
banyak masyarakat di Indonesia yang ikut judi online yang ada di
Internet.
5. Dengan
perkembangan telematika dan internet yang mudah dijangkau oleh segala usia,
sekarang ini banyak sekali anak dibawah umur yang mengakses konten-konten
dewasa yang menyebabkan kasus-kasus pelecehan yang dilakukan oleh anak dibawah
umur.
Selain
di Indonesia, perkembangan telematika yang kian pesat juga menyebabkan dampak
yang berpengaruh bagi dunia. Berikut ini dijabarkan dampak positif dan negatif
telematika bagi dunia.
Dampak Positif Telematika bagi Dunia :
1. Memudahkan
dalam mendapatkan Informasi melalui media internet
2. Saat
ini mendapatkan informasi apa saja bisa didapatkan dari internet
3. Kemudahan
dalam memperoleh data
4. Dengan
perkembangan dalam Telematika, kita dapat memperoleh informasi dari berbagai
sumber.
5. Menghemat
waktu dan biaya
6. Orang
lain dapat berkomunikasi secara jarak jauh, sehingga menghemat waktu dan tidak
perlu mengeluarkan uang untuk bertatap muka.
Dampak
Negatif Telematika bagi Dunia :
1. Penyebaran
virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail
sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
2. Semakin
merebaknya human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, dan teroris
internasional.
3. Kejahatan
telematika merugikan individu,misalnya lima orang hacker (penyusup) yang berada
di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan
orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet
retailer.
4. Kejahatan
telematika merugikan perusahaan atau organisasi. Seperti yang terjadi pada
tahun 1995, Julio Cesar Ardita, seorang mahasiswa dari Argentina berhasil
menyusup dan mengganti (cracking) data sistem yang ada di Fakultas Arts and
Science Universitas Harvard.
5. Kejahatan
telematika merugikan Negara, misalnya: Serangan yang paling merugikan adalah
pengrusakan yang dilakukan oleh hacker asing pada situs Kementrian keuangan
Romania pada tahun 1999, sehingga merugikan pemerintah Romania milyaran dollar.
Serangan ini dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uang Romania sehingga
banyak pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang telah diganti
tersebut.
Referensi
: